LainnyaReview

56 Game Buatan Indonesia Ini Oke Punya!-Part 11

45. Battle Box

Battle Box memiliki kemiripan dengan Plant vs Zombie, yakni konsep bertahan dari serbuan musuh. Namun, yang membuat Battle Box berbeda adalah penggunaan karakter dan nuansa khas Indonesia.

Dalam game ini, pemain harus membantu Maya, seorang anak yang kehilangan barang di pasar gelap, untuk mendapatkan kembali barang yang hilang tersebut. Dalam misi menemukan barang Maya yang hilang, pemain dapat menggunakan karakter-karakter unik dengan kekuatan tertentu seperti Gatot Kaca dan pasukan bambu runcing.

Meskipun bernuansa lokal yakni di Indonesia, Battle Box tidak hanya digandrungi oleh penggemar game dalam negeri, tetapi juga luar negeri. Dibandrol seharga $2.99, Battle Box sukses mencuri perhatian penggemar game.

46. Sage Fusion

Pertama melihat cover dari game ini, banyak kalangan yang tidak menyangka bahwa game ini berasal dari Indonesia. Game ini dapat dimainkan melalui perangkat PC, Android, Blackberry, dan juga iOS. Dibuat dengan grafis yang sederhana, game ini tetap mempunyai gameplay yang sangat menarik. Sekuel keduanya pun benar-benar menarik bagi penggemarnya saat dirilis.

Berawal dari komik bertema fiksi sains, Kidalang Studio selaku developer Sage Fusion menawarkan cerita yang menarik. Karakter dalam game ini akan menjelajahi kota Kapistad yang futuristik dan dapat menggunakan pilihan senjata perang untuk menghadapi pertempuran, serta berusaha memecahkan teka-teki di Kapistad.

Pada tahun 2013, Kidalang merilis Sage Fusion 2 dengan cerita yang lebih panjang dan rumit. Game ini kemudian berhasil menyabet juara di ajang Tizen App Challenge dalam kategori role-play and strategy di Barcelona, Spanyol dan menjadi satu-satunya game asal Indonesia yang mampu menyabet juara pertama. Pencapaian itu tentu saja membuat masyarakat Indonesia bangga. Keren!

47. Ghost Parade

Game platformer bertajuk Ghost Parade dari Lentera Nusantara ini diterbitkan oleh Aksys Games, publisher barat untuk serial BlazBlue dan Guilty Gear. Game ini rilis untuk PC, macOS, PS4, dan Nintendo Switch dalam media fisik dan digital.

Game yang termasuk muda, yakni dirilis pada 31 Oktober 2019, mengharuskan pemainnya untuk memerankan peran Suri yang harus menjelajah hutan untuk bisa pulang ke rumah. Untungnya, Suri bisa memanfaatkan kemampuan para lelembut untuk menavigasi berbagai rintangan. Untuk memiliki game ini, di situs Bukalapak dibandrol seharga Rp36.000,00- saja, lho.

48. Valthirian Arc: Hero School Story

Satu lagi game RPG kelas internasional dari Indonesia, yaitu Valthirian Arc: Hero School Story. Game yang lagi-lagi diproduksi Agate ini diterbitkan oleh PQube untuk bisa dimainkan di Nintendo Switch, PS4, dan PC. Ada juga versi steelbook dengan bahasa Indonesia dan Sunda.

Dalam game ini kamu harus memimpin sekolah dan mendidik para murid untuk menjadi calon pahlawan. Latih mereka dan berikan mereka quest untuk menaikkan experience.

49. When The Past Was Around

Meskipun kelihatannya game ini sederhana, game When The Past Was Around sangat menarik untuk dimainkan dan memiliki cerita melankolis. Game produksi Mojiken Studio, developer asal Surabaya ini masih terus dikembangkan, dan demonya sudah bisa dimainkan di Steam dan bisa dimainkan di platform PlayStation 4, Nintendo Switch, Xbox One, Microsoft Windows. Menariknya, setelah dirilis pada 22 September 2020, When The Past Was Around telah meraih penghargaan level Asia, lho!

Pemain nantinya akan disambut pada kehidupan dan dunia milik Eda, di mana musik bukan lagi sekadar alunan melodi, tetapi nyawa dan jalan hidup yang ia tekuni sejak kecil. Dengan kemahiran jemari tangannya menekan senar-senar biola dan gesekan pelan dan presisi yang ia lakukan, musik tumbuh menjadi jalan hidup yang pasti untuknya. Namun, seperti kebanyakan anak manusia, Eda berada di titik yang membingungkan. Musik tidak lagi semenyenangkan yang ia bayangkan.

Eda akhirnya dipertemukan dengan sosok misterius – Owl, yang ternyata juga berbagi ketertarikan yang sama pada musik. Pertemuan mereka yang seolah sudah ditentukan oleh takdir ini tumbuh menjadi sebuah kisah romansa kecil di antara keduanya. Bagi Eda, Owl juga menjadi pintu motivasi baru untuk menemukan rasa cintanya kembali pada musik. Namun seperti yang bisa diprediksi, kebahagiaan ini tidak berlangsung cukup lama karena suatu hal. Penasaran, ‘kan bagaimana kelanjutannya? Coba mampir ke sini untuk mengetahui lebih lanjut.

Nah, itu tadi kelima game buatan Indonesia versi PC. Nantikan kelanjutan-nya di part 12! Sebelumnya, jangan lupa ya, jangan sampai ketinggalan untuk selalu mendapatkan update berita terbaru dan lengkap seputar game. Mulai dari review game baru, tips dan trik dan sebagainya. Langsung saja follow akun Instagram VCGamers dan channel YouTube ya. Yuk! Join komunitas di Discord VCGamers, komunitas gamers terbesar di Indonesia.

What's your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

More in:Lainnya