Review

12 Video Game dengan Durasi Tersingkat Sejagad Raya! – Part 4

#10 – The Dark Pictures Anthology: Man of Medan

The Dark Pictures: Man of Medan adalah sebuah game petualangan yang dikembangkan oleh Supermassive Games dan dirilis oleh Bandai Namco Entertainment pada 2019 silam. Permainan tersebut direncanakan dirilis untuk Microsoft Windows, PlayStation 4 dan Xbox One.

Man of Medan alias Orang Medan jika di-translate ke bahasa Indonesia, memang harus diakui bahwa game ini memiliki nama yang punya asosiasi yang kuat dengan Indonesia. Medan di sini memang mengacu pada kota Medan, Sumatera Utara.

Man of Medan sendiri akan berfokus dari lima orang karakter, yang terdiri dari Alex, Brad, Julia, Conrad, dan Fliss Sang Kapten Kapal. Tujuan utama mereka sebenernya adalah bersenang-senang, sekaligus menenemukan misteri harta karun yang berada direruntuhan pesawat bekas Perang Dunia II.

Sebelum menyelam Kapten Fliss sudah mengingatkan bahwa mereka harus mematuhi segala aturan, karena jika mereka tak patuh, hal tersebut akan membawa bentuk kesialan. Konflik sendiri mulai memanas pada saat malam hari, kapal mereka justru disergap oleh kawanan perampok, yang sebelumnya menyamar sebagai seorang nelayan.

Di tengah kegentingan tersebut, secara misterius kapal Duke of Milan bertemu dengan kapal yang usut punya usut menyimpan harta karun sekaligus misteri yaitu OSS Ourang Medan. Sebenarnya ‘Orang Medan’ di sini mengacu pada salah satu legenda masa lawas – SS Ourang Medan di tahun 1947 yang diceritakan, merupakan kapal dagang milik Belanda yang tenggelam di Selat Malaka.

Alih-alih kapal dagang milik Belanda, SS Ourang Medan ini diceritakan sebagai salah satu kapal perang Amerika Serikat yang sempat mampir di Asia sebelum hendak kembali. Mereka memuat beberapa kargo misterius di dalamnya yang disebut-sebut menjadi incaran perampok pada masa saat kelima orang itu ada di kapal, termasuk beberapa peti yang dibungkus dengan bendera besar.

Kapal ini diceritakan tidak melayar lancar karena tiba-tiba di suatu malam terdengar ada sebuah tembakan senjata mesin dan mayat-mayat pun berakhir berserakan. Seperti yang bisa diprediksi, ada misteri kuat yang tersimpan mengenai hancurnya kapal dagang ini, yang tepat di atas kapalnya ditemukan banyak mayat yang tewas secara misterius tempo dulu. Pokonya, tegangnya dapet deh!

#11 – Inside

Game Inside adalah salah satu game yang saat ini sedang ramai dicari oleh para penggemar game PC. Walau game ini terkesan sederhana, tetapi game ini menyuguhkan misteri-misteri yang cukup menarik sehingga pemain akan mudah jatuh cinta dengan game tersebut.

Game yang dikembangkan oleh Playdead, si pembuat game Limbo, ini cukup sederhana. Inside akan mengajak gamers untuk memainkan peran seorang bocah lelaki tanpa nama yang kabur dari orang-orang yang memenjarakannya. Pokoknya, gamers harus berjalan terus menerus di tengah hutan tetapi kamu tidak boleh diketahui atau tertangkap oleh pemburu yang ada disana.

Dalam perjalanan pelariannya, bocah satu ini akan menemukan hal-hal menyeramkan dan sangat kejam hingga akhir cerita dengan plot twist yang luar biasa tidak diduga. Game 2D ini memiliki teka-teki yang perlu kamu pecahkan agar kamu bisa mengakhiri game tersebut. Durasi permainannya yang singkat yakni sekitar 3-4 jam saja akan membuat penikmatnya cukup kecewa, namun entah kenapa puas dengan jalan ceritanya dalam waktu yang bersamaan.

#12 – Mirror’s Edge

Merujuk pada bagaimana trailer ini ada, fitur parkour memang bukan hal baru yang diimplementasikan dalam video game satu ini. Namun, jika dilihat dari sudut pandang sejarahnya, sejauh ini menurut para gamers baru Assassin’s Creed yang bisa implementasikannya dengan sangat baik.

Uniknya, Mirror’s Edge mencoba kacamata baru yang gabungkan parkour dengan sudut pandang kamera orang pertama atau first-person. Pada game ini, gamers akan memerankan Faith, seorang kurir parkour yang tergabung dalam sebuah organisasi bernama Runners yang bertugas untuk mengirimkan pesan secara tersembunyi demi menghindari pengawasan pemerintah setempat.

Dengan kisah menarik dan konsep dunia futuristik yang keren, Mirror’s Edge memang berhasil memukau banyak gamers. Meski begitu, hal yang lebih mengecewakan adalah durasinya yang singkat yakni sekitar 6-7 jam saja.

Nah, itu tadi kedua-belas game dengan durasi tersingkat yang bisa dilakukan sambil makan, chillin’, sampai rebahan sekalipun! Semua game tadi cocok untuk siapapun yang tidak suka dengan jalan ceritanya yang berkepanjangan dan menggantung.

Sebelumnya, jangan lupa ya, jangan sampai ketinggalan untuk selalu mendapatkan update berita terbaru dan lengkap seputar game. Mulai dari review game baru, tips dan trik dan sebagainya. Langsung saja follow akun Instagram VCGamers dan channel YouTube ya. Yuk! Join komunitas di Discord VCGamers, komunitas gamers terbesar di Indonesia.

What's your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

More in:Review